Cara Menggunakan Rumus IF di Excel (Contoh Kasus)
Jumat, 10 Agustus 2018
1 Comment
Menggunakan rumus IF di excel sangat membantu pekerjaan kita. Dengan memakai formula ini, pengguna bisa menghasilkan data dengan cepat dan tepat.
Maka dari itu, Admin di sini akan membahas tentang salah satu fungsi logika yang disediakan oleh microsoft office excel ini. Simak baik-baik ya kawan.
Baca juga : Cara membuat tabel di excel
fungsi ini bekerja dengan cara cek kondisi, jika kondisi bernilai benar (TRUE) maka akan di tampilkan nilai benar, jika kondisi bernilai salah (FALSE) maka akan ditampilkan nilai salah. untuk cek kondisi dalam fungsi IF digunakan operator pembanding yaitu:
Secara umum bentuk penulisan IF adalah sebagai berikut:
catatan : jika pada penulisan formula terdapat text Gunakan Tanda kutip, jika berupa angka tanpa tanda kutip
Contoh kasus :
Penerimaan karyawan baru pada PT.Xtra dengan tabel dibawah ini dengan skenarionya adalah, jika nilai lebih besar sama dengan 70 maka hasilnya adalah LULUS, jika nilai kurang dari 70 maka hasilnya adalah GAGAL
Penyelesaian :
1. Letakan Kursor pada cell G22 pada kolom hasil. dan tambahkan formula
=IF(F22>=70,"LULUS","GAGAL")
2. Tekan Enter untuk menjalankan formula.
3. Hasil adalah LULUS, Excel Akan menguji atau cek nilai cell F22 dan kondisinya benar maka akan ditampilkan Nilai benar (value_if_true).
4. Untuk mengisi hasil dibawahnya dapat menggunakan Autofill atau double klik pada pojok kanan bawah cell G22.
Demikianlah informasi mengenai Cara Menggunakan Rumus IF di Excel yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.
Maka dari itu, Admin di sini akan membahas tentang salah satu fungsi logika yang disediakan oleh microsoft office excel ini. Simak baik-baik ya kawan.
Pengertian Fungsi IF
Fungsi IF adalah fungsi logika yang digunakan untuk membandingkan dari dua kondisi atau lebih, fungsi ini sangat sering digunakan dalam skenario untuk menyelesaikan berbagai perhitungan dalam Excel.Baca Juga
Baca juga : Cara membuat tabel di excel
fungsi ini bekerja dengan cara cek kondisi, jika kondisi bernilai benar (TRUE) maka akan di tampilkan nilai benar, jika kondisi bernilai salah (FALSE) maka akan ditampilkan nilai salah. untuk cek kondisi dalam fungsi IF digunakan operator pembanding yaitu:
= : Sama dengan
> : Lebih besar dari< : Lebih kecil dari
>= : Lebih besar sama dengan
<= : Kurang dari sama dengan
<> : TIdak sama dengan
Secara umum bentuk penulisan IF adalah sebagai berikut:
=IF( Logical_test, Value_If_true, value_If_False)
- IF = Funtion
- Logical test : nilai yang akan diuji (cek) denga menggunakan operator logika
- Value_if_true : Nilai yang akan ditampilkan pada cell jika nilai yang di uji Benar (TRUE)
- Value_if_false : Nilai yang akan ditampilkan pada cell jika nilai yang di uji Salah (FALSE)
catatan : jika pada penulisan formula terdapat text Gunakan Tanda kutip, jika berupa angka tanpa tanda kutip
- ="Aku"
- = 1000
Contoh kasus :
Penerimaan karyawan baru pada PT.Xtra dengan tabel dibawah ini dengan skenarionya adalah, jika nilai lebih besar sama dengan 70 maka hasilnya adalah LULUS, jika nilai kurang dari 70 maka hasilnya adalah GAGAL
Penyelesaian :
1. Letakan Kursor pada cell G22 pada kolom hasil. dan tambahkan formula
=IF(F22>=70,"LULUS","GAGAL")
2. Tekan Enter untuk menjalankan formula.
3. Hasil adalah LULUS, Excel Akan menguji atau cek nilai cell F22 dan kondisinya benar maka akan ditampilkan Nilai benar (value_if_true).
4. Untuk mengisi hasil dibawahnya dapat menggunakan Autofill atau double klik pada pojok kanan bawah cell G22.
Demikianlah informasi mengenai Cara Menggunakan Rumus IF di Excel yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya.
Terimakasih
BalasHapus